Adalah suatu perjalan panjang bagiku untuk bisa menjalankan service DNS pada sebuah PC tua yg aku jadikan WEB server,PROXY server,SAMBA server dan DHCP server sekaligus ROUTER dengan 2 INTERFACE yang berbeda tempat berjalannya lalu lintas data yang keluar masuk agar kami juga bisa berinternet ria,maklumlah semua service ini aku jalankan pada 1 komputer karena minimnya fasilitas yang kami punya. Tapi alhamdulillah karena masih berjalan dengan baik di suatu tempat biasa kami ngoprek,lebih tepatnya di Tux MCC pas disamping kantin bg agam tempat kami sarapan pagi selepas semalaman ngoprek.. hmm akhirnya jalan juga walau tidak memuaskan karena berjalan tidak pada distro yang aku inginkan (CentOS:red) tapi sudahlah aku terima ini dulu dengan lapang dada karena perjuangan masih belum berakhir... akan ku robek robek kau CentOS
hahaha....
hahaha....
Sedikit tentang DNS( Domain Name System ) adalah sebuah layanan di Internet yang dijalankan oleh sebuah server DNS untuk jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. ini digunakan untuk identifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan alamat IP. karena DNS melakukan konversi dari nama ke angka ( IP ). Dan ini aku jalankan pada 2 distro DEBIAN dan UBUNTU untuk lokalnya.
1. Testing ini dimisalkan ip server 172.252.251.2 dengan nama domain adminpatra.com langsung aja ya..
Buka Terminal dan masuk ke root pasti tau caranya kan,kalo gk tau pulang kampong ajalah.. hehehe..
1. Install bind
root@debian:~#aptitude install bind9
2. setelah terinstall lalu setting seperti ini kalau bisa di backup dulu yang aslinya.
root@debian:~#mv /etc/bind/named.conf /etc/bind/named.conf.backup
3. lanjoot lagi..
root@debian:~#nano /etc/bind/named.conf
zone "adminpatra.com" {
type master ;
file "/etc/bind/adminpatra.zone";
};
save dengan menekan tombol F3+enter+control X
4. tros buat file baru yang bernama adminpatra.zone di /etc/bind/ dan isi seperti ini..
root@debian:~#nano /etc/bind/adminpatra.zone
$TTL 86400
@ IN SOA jais. root.debian. (
1234 ; serial
1H ; refresh
1W ; retry
1W ; expire
1D ) ; minimum
@ IN NS jais.
@ IN A 172.252.251.2
www IN CNAME adminpatra.com.
5. tross save dengan menekan tombol F3,enter dan control X lg.. huff.. capek deh..
6. sebelumnya jgn lupa cek pada /etc/resolv.conf apakah sudah benar ip server sesuai dengan IP DNS yang kita buat atau belum ,kalau belum silahkan di ganti.. yup mari.. hahaha maklum udah pagi..
root@debian:~#nano /etc/bind/resolv.conf
nameserver 172.252.251.2 => ip DNS yang kita buat harus paling atas
nameserver 202.123.234.49
nameserver 202.123.234.9
7. restart bind nya
root@debian:~#/etc/init.d/bind9 restart
* Stopping domain name service... bind9 [ OK ]
* Starting domain name service... bind9 [ OK ]
8. trus cek dengan cara
root@debian:~#nslookup adminpatra.com
Server: 172.252.251.2
Address: 172.252.251.2#53
Name: adminpatra.com
Address: 172.252.251.2
kalo keluar seperti di atas berarti DNS udah jalan. Agar yakin diping aja
root@debian:~#ping adminpatra.com
PING adminpatra.com (172.252.251.2) 56(84) bytes of data.
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=1 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=2 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=3 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=4 ttl=64
--- adminpatra.com ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 5027ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.030/0.038/0.047/0.009 ms
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=1 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=2 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=3 ttl=64
64 bytes from debian.local (172.252.251.2): icmp_seq=4 ttl=64
--- adminpatra.com ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 5027ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.030/0.038/0.047/0.009 ms
huff.. akhirnya berhasil deh,nah agar DNS ini dapat diakses oleh semua client kita masukkan ipnya pada service dhcp servernya tapi ingat ip dnsnya tetap yg primary karena yang secondarynya untuk di forward kedunia luar. misalkan DHCP servernya seperti ini perhatikan tulisan yang bercetak tebal.
ddns-update-style none;
deny bootp;
authoritstive;
subnet 172.252.251.0 netmask 255.255.255.240
{
option subnet-mask 255.255.255.240;
option domain-name "example.com";
option routers 172.252.251.14;
option domain-name-servers 172.252.251.2, 202.123.234.49, 202.123.234.9;
option netbios-name-servers 172.252.251.14;
range dynamic-bootp 172.252.251.1 172.252.251.10;
default-lease-time 31200;
max-lease-time 62400;
}
Hmmm.. bagi yang udah coba tapi gk berhasil bisa di coment ya,insyaAllah akan dibalas dan akan kita buat sama2..
deny bootp;
authoritstive;
subnet 172.252.251.0 netmask 255.255.255.240
{
option subnet-mask 255.255.255.240;
option domain-name "example.com";
option routers 172.252.251.14;
option domain-name-servers 172.252.251.2, 202.123.234.49, 202.123.234.9;
option netbios-name-servers 172.252.251.14;
range dynamic-bootp 172.252.251.1 172.252.251.10;
default-lease-time 31200;
max-lease-time 62400;
}
Hmmm.. bagi yang udah coba tapi gk berhasil bisa di coment ya,insyaAllah akan dibalas dan akan kita buat sama2..

